sensa 838 TVRI: Antusiasme Piala Dunia 2026 terus terasa
Jakarta (ANTARA) - Televisi Republik Indonesia (TVRI),sensa 838 selaku pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 di Indonesia, menyatakan bahwa antusiasme masyarakat menyambut turnamen empat tahunan itu terus terasa di tanah air.
"Antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia 2026 sudah terasa jauh sebelum pertandingan dimulai. Setiap hari ada percakapan, ada konten, ada emosi yang terus bergerak. Piala Dunia memiliki daya tarik seperti cerita berseri, membuat publik ingin terus mengikuti dan menantikan pertandingan berikutnya," ujar Koordinator Media Center Siaran Piala Dunia 2026 TVRI Ezki Suyanto, dikutip dari pernyataan resmi, Minggu.
Pihak TVRI menyatakan, percakapan soal Piala Dunia 2026 tersaji di berbagai kota di Indonesia, mulai dari warung kopi, kampus hingga ruang keluarga.
Pembicaraannya menyangkut beberapa hal termasuk mengenai negara unggulan, pemain bintang, jadwal pertandingan, hingga rencana nonton bersama.
Selain itu, fenomena tersebut juga semakin menguat di media sosial seperti TikTok, Instagram dan X, yang dipenuhi konten kreatif bertema Piala Dunia 2026, mulai dari video reaksi penggemar, prediksi skor, mengenang momen legendaris Piala Dunia sebelumnya, hingga tren konten ber-tagar#RoadToWorldCup2026 dan #NontonPialaDunia.
Interaksi digital tersebut, menurut TVRI, menunjukkan bahwa Piala Dunia bukan sekadar tontonan, melainkan bagian dari budaya populer dan percakapan kolektif masyarakat.
Baca juga: TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
Oleh karena itu, Ezki menegaskan, TVRI sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026 menganggap antusiasme tersebut sebagai energi positif untuk menghadirkan siaran yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
TVRI memosisikan Piala Dunia 2026 sebagai momentum kebersamaan nasional, di mana publik dapat menikmati pertandingan secara mudah, berkualitas, dan merata dari Sabang hingga Merauke.
Ezki memaparkan, siaran Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan pertandingan, tetapi juga pengalaman menonton yang membangun kedekatan emosional dengan pemirsa.
Melalui pendekatan siaran yang adaptif dengan ekosistem digital, dia menambahkan, TVRI berupaya menjadikan Piala Dunia sebagai ruang interaksi publik, baik di layar televisi maupun di media sosial.
Bukan cuma itu, euforia Piala Dunia itu diyakini berdampak pada meningkatnya aktivitas sosial masyarakat, seperti nonton bareng di ruang publik, kegiatan komunitas, hingga pergerakan ekonomi lokal di berbagai daerah.
Momentum itu memperlihatkan bahwa Piala Dunia 2026 bukan hanya peristiwa global, tetapi juga peristiwa sosial yang hidup di tengah masyarakat Indonesia.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, TVRI berkomitmen menghadirkan siaran Piala Dunia FIFA 2026 sebagai tontonan yang menyatukan, menghibur, dan menguatkan rasa kebangsaan.
Itu menjadikan pesta sepak bola dunia tersebut benar-benar milik seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga: TVRI modernisasi penyiaran demi hadirkan Piala Dunia ke pelosok negeri
Baca juga: TVRI siarkan Piala Dunia 2026, perkuat peran layanan publik
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
-
Prabowo sebut sikap nonDonny Warmerdam senang kembali bermain setelah cedera lamaBeckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs PersikPSIM kembali ke jalur kemenangan usai atasi PSBS 4Beckham sebut rekor positif di kandang jadi modal berharga vs PersikPWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSMPelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2Gagal bungkam PSIM Yogyakarta, Semen Padang pecat Dejan AntonicGustavo Franca: Malut United siap raih tiga poin hadapi PSM MakassarBojan Hodak tegaskan persaingan meraih juara akan sengit hingga akhir
下一篇:Bojan Hodak waspadai agresivitas Persik Kediri
- ·Jadwal Super League pekan 24: Persebaya vs Persib, Persija vs Borneo
- ·Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- ·Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- ·PSSI tunjuk Jatim tuan rumah Piala AFF U17 2026
- ·Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- ·Persija tegaskan tak ada niat diskriminatif terhadap Borneo
- ·Penjualan tiket FIFA Series 2026 dibuka, mulai Rp150 ribu
- ·Persik petik poin penuh di kandang setelah bekuk PSBS 2
- ·Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- ·Beckham Putra tekankan pentingnya jaga pola makan di Ramadhan
- ·PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
- ·Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- ·PWI kecam dugaan intimidasi wartawan pada laga Malut lawan PSM
- ·Pelatih PSIM puji semangat juang timnya saat hadapi Semen Padang
- ·Tanggapi isu teknis lapangan, Persija komitmen jaga profesionalisme
- ·Sergio Castel tak alami cedera serius seusai laga kontra Persebaya
- ·Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- ·Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
- ·Barba bertekad lanjutkan tren positif Persib Bandung di GBLA
- ·Borneo tekuk Arema 3
- ·Persik Kediri yakin bisa bobol gawang Persib di GBLA
- ·Bali United permalukan tuan rumah Arema FC 4
- ·Pesan Umuh jelang Persib hadapi Persebaya di Surabaya
- ·Pesan Umuh jelang Persib hadapi Persebaya di Surabaya
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Absen lawan Borneo, pelatih ungkap Mauro Zijlstra alami cedera paha
- ·Thom Haye optimistis Persib kalahkan Persik
- ·Thailand hancurkan Malaysia, antar Indonesia lolos ke semifinal
- ·Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- ·Jordy Wehrmann ingin Madura United segera putus tren negatif
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·Nova Arianto panggil 28 pemain untuk ikuti TC timnas U
- ·Milo sebut Persis butuh satu permainan terbaik untuk menang
- ·Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita
- ·Persebaya Surabaya berambisi hentikan rekor buruk di Segiri
- ·Indonesia menghuni Grup A di Piala AFF U17 2026 bersama Vietnam
